Welcome to dr. Primandono Perbowo, SpOG (K) Onk

Yolk Sac Tumor (Tumor Kantung Kuning Telur): Memahami Jenis dan Karakteristiknya

Yolk Sac Tumor (Tumor Kantung Kuning Telur): Memahami Jenis dan Karakteristiknya

Diposting pada: 09 Nov 2025 | Dibaca: 238 kali

Yolk Sac Tumor (YST), yang juga dikenal sebagai Endodermal Sinus Tumor, adalah jenis kanker langka dan agresif yang berasal dari sel germinal primitif (sel kelamin). Tumor ini mendapatkan namanya karena gambaran histologisnya menyerupai struktur kantung kuning telur (yolk sac) pada embrio.

Meskipun paling sering muncul di testis (pria) atau ovarium (wanita), YST juga dapat terjadi di lokasi di luar gonad (ekstragonadal), seperti di mediastinum (dada bagian tengah), sakrum (tulang ekor), atau kepala dan leher.

Salah satu ciri khas YST adalah peningkatan signifikan kadar Alpha-Fetoprotein (AFP) dalam darah, yang menjadikannya sebagai penanda tumor yang penting untuk diagnosis dan pemantauan.

Klasifikasi dan Jenis Yolk Sac Tumor

Yolk Sac Tumor diklasifikasikan sebagai subtipe dari Tumor Sel Germinal Non-Seminoma (pada testis) atau Tumor Sel Germinal Ganas (pada ovarium). Dalam konteks jenisnya, YST dibagi berdasarkan komposisi seluler di dalamnya:

1. Yolk Sac Tumor Murni (Pure YST)

Jenis ini terdiri sepenuhnya dari sel-sel YST dan tidak bercampur dengan jenis tumor sel germinal lainnya.

Lokasi Umum: Jenis murni ini paling sering ditemukan pada bayi dan anak kecil, terutama pada tumor testis anak laki-laki di bawah usia 3 tahun.

Prognosis: Meskipun ganas, YST murni pada anak-anak seringkali memiliki prognosis yang relatif baik dengan pengobatan yang cepat dan tepat.

2. Yolk Sac Tumor Campuran (Mixed Germ Cell Tumor)

Pada orang dewasa, YST sangat jarang ditemukan sebagai tumor murni. Sebagian besar kasus pada remaja dan dewasa adalah YST yang merupakan komponen dari Tumor Sel Germinal Campuran (Mixed Germ Cell Tumor - MGCT).

Dalam MGCT, komponen YST bercampur dengan satu atau lebih jenis tumor sel germinal lainnya, yang paling umum meliputi:

Karsinoma Embrional (Embryonal Carcinoma): Tumor ganas yang lebih primitif.

Teratoma: Tumor yang mengandung jaringan dari tiga lapisan sel germinal (ektoderm, mesoderm, endoderm). Teratoma dapat berupa jinak (mature) atau ganas (immature).

Seminoma/Disgerminoma: Tergantung lokasi (seminoma pada pria, disgerminoma pada wanita). Tumor jenis ini biasanya memiliki prognosis yang berbeda dari YST.

Koriokarsinoma (Choriocarcinoma): Tumor yang menyerupai plasenta.

Penting: Kehadiran YST sebagai komponen campuran dapat memengaruhi penentuan stadium dan pilihan terapi. Tumor campuran sering kali menunjukkan perilaku klinis yang lebih agresif, dan pengobatan harus disesuaikan dengan komponen tumor yang paling agresif.

Variasi Pola Histologis (Mikroskopis) YST

Diagnosis YST secara mikroskopis seringkali menantang karena tumor ini dapat menunjukkan berbagai macam pola histologis (gambaran jaringan di bawah mikroskop). Ada sekitar 10 macam variasi pola yang bisa muncul, bahkan dalam YST murni. Pola-pola ini menunjukkan bagaimana sel-sel tumor tersusun.

Ciri khas YST yang paling penting untuk diagnosis adalah:

Schiller-Duval Body: Struktur papiler (seperti jari) yang menyerupai glomerulus primitif, dianggap sebagai tanda patognomonik (sangat khas) dari YST.

Pola Retikular: Jaringan sel tumor yang membentuk struktur seperti jaring.

Pola Solid/Padat: Area tumor yang terdiri dari massa sel yang padat.

Pola Papiler: Struktur seperti papila atau kelenjar.

Globul Hialin Eosinofilik: Struktur bulat kecil di dalam sel atau di antara sel, yang seringkali mengandung AFP.

Poin Kunci

Lokasi Utama: Testis dan Ovarium.

Penanda Utama: Alpha-Fetoprotein (AFP) yang tinggi.

Jenis Utama: Murni (lebih umum pada anak-anak) dan Campuran (lebih umum pada dewasa, bercampur dengan tumor sel germinal lain seperti Teratoma, Karsinoma Embrional, atau Seminoma).